Juli, semoga hari-hari tidak uring-uringan lagi. Sebelas bulan jauh dari pelukan Ibu bagi gadis sepertiku seperti sudah seperti ponsel pintarmu yang hampir kehabisan daya. Aku butuh di-'recharging'.
AishaWealiey'sWorld
Rabu, 01 Juli 2015
Rabu, 03 Juni 2015
Beginilah Caraku Merindukannya...
Beginilah caraku merindukannya...
Aku merindukannya seperti ini...
Seperti ribuan bintang dini hari yang pemalu...
Tersipu... Tersenyum... Malu-malu...
Rindu ini sungguh indah...
Rindu ini membuatku merindukan seseorang lain yang entah...
Pada setiap derai air mata
Pada setiap renungan doa
Duduk... Tertunduk... Tawadu'...
Bercerita panjang separuh malam
Pada setiap senyuman
Pada setiap keceriaan
Terselip kalimat indah pelebur gelisah
"Jaga aku, Wahai Tuhanku... Agar rinduku tetap berada dijalan-Mu"
Weal, First of June!
Rabu, 13 Mei 2015
Tersenyumlah Cinta
Tersenyumlah Cinta
Siapa yang tak pernah merasai getir
Bahkan bumipun tak mampu menolak takdir
Sungguh, semua ini tiada pernah terfikir
Siapa yang tak pernah merasai kecewa
Mengapa kamu merasa begitu istimewa
Toh, Tuhan memperlakukan kita sama
Aku, kamu, pun mereka, tiada beda
Manusia berhak atas rasa senang dan kecewa
Untuk cinta, tersenyumlah
Setidaknya hari ini saja
@consequencesss_
Batam, Mei 2015
Selasa, 05 Mei 2015
Buat, kamu!
Dia suka memotret langit, entah itu langit biru atau langit kelabu, terkadang juga langit senja. Sesekali dia juga memotret gedung-gedung tinggi. Katanya, cinta beda agama itu ibarat langit dan gedung yang tinggi. Seberapa tinggi gedung dibangun, tetap tidak akan mencapai langit, seberapa keras pun mencoba, jika arahnya sudah beda maka tidak akan pernah bisa bersama. Sebab itu aku menyukainya.
"No matter how high I tried, I could never reach you." - @commaditya
Kamis, 13 Februari 2014
#PosCintaUntukIndonesia #LovePoetry #MalamPuisiBatam
Kepada Nona...
Indonesia sedang dilanda bencana,Nona.Dan kamu diam saja?
Seperti pada syair lagu itu,Negerimu sedang berduka.Seolah Tuhan murka pada renung manusia yang (justru) menyalahkan-Nya? Dan mereka terus saja berkelakar hambar.Semakin tidak sadar.Apa tulisanku ini benar?
Lalu,bagaimana kabar hatimu? Maksudku kabarmu,Nona :)
Apa masih suka menyimpannya sendiri dan tidak mau berbagi dengan berkarya? Apa kamu akan terus bungkam dan tidak peduli pada saudaramu yang sedang berada dalam suasana mencekam? Apa belum berpindah sedikitpun,apa masih terjebak pada rasa yang diabaikan,pada sosok impian yang kau ciptakan,terpenjara oleh dirimu sendiri.Apa masih saja begitu?
Aku tahu Nona,kamu masih menyimpan semua mimpi-mimpi,merekam dalam-dalam pada sayup matamu yang kini (sedikit) berwarna kelam.Tanpa harapan,kusam.
Kemudian seperti pikiran kekanakanmu yang terus takjub dan penuh pertanyaan terhadap dunia,aku juga masih menyimpannya,berkuda dan bermain paralayang di Kota Malang,menikmati Jogja dalam damainya suasana yang seolah waktu enggan sekali pergi,bukan berhenti namun melambat penuh harmoni,juga sesuai janjiku walau melenceng dari yang telah dan sudah terjadi,membawamu menyaksikan senja di Jembrana.Bagaimana,Nona? Walau tidak sesemangat dulu kuharap masih mau menemaniku :)
Sama seperti rasaku ketika menuliskan surat ini,begitu juga rasamu pada negerimu :)
Dari Aku,Semestamu!
#PosCintaUntukIndonesia #LovePoetry #MalamPuisiBatam
Jum'at,14 Februari 2014
20.00 WIB
Dermaga Culinary Paradise,Sukajadi
♥ Consequenses ♥
@aishawealiey
Berkarya Untuk Berbagi,Berbagi Dengan Berkarya
http://bengkelsabda.com/ai1ec_event/malam-puisi-batam-14-februari-2014-pukul-8-malam/?instance_id=146
Sebut saja ini (seperti) puisi
Pernahkah kau merasakan cinta yang seperti ini?
Cinta yang yang memaksamu menakhlukkan getir
Seperti laut menenggelamkan matahari
Seperti hujan mewarnai langit
Seperti awan dan pelangi
Pernahkah kau merasakan cinta yang seperti itu?
Cinta yang lebih lembut dari bunga randu
Mata sayu dengan tatapan sendu yang mampu melumpuhkanmu
Sekejap,semestamu layu
Pernahkah kau merasakan cinta yang seperti ini?
Cinta yang lebih pahit dari biji mahoni
Melawan harapan yang tak mau beranjak
Melainkan beranak pinak
Membalikkan cerita
Memisahkan kisah
Melalui doa
Minggu, 13 Oktober 2013
Aisha Wealiey
"Aisha itu kalem saja,mewakili keanggunan... Kalau Wealiey (baca : willy,just willy) itu nama panggilan sejak SMP kemudian disempurnakan ejaannya oleh seorang kawan semasa SMK"